About - Profile
PT Bank Maspion Indonesia Tbk (untuk selanjutnya disebut Bank Maspion)
PT Bank Maspion Indonesia Tbk (Bank Maspion;BMAS) didirikan berdasarkan Akta No. 68 tanggal 6 November 1989 juncto Akta Perubahan No. 49 tanggal 5 Desember 1989 yang dibuat di hadapan Notaris Soetjipto, S.H., di Surabaya. Setelah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, Bank Maspion mulai beroperasi secara komersial sebagai bank umum pada 31 Agustus 1990. Berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2 April 2013, Bank Maspion mengubah status menjadi perusahaan publik dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak 11 Juli 2013.
Pada tahun 2017, Kasikornbank (KBank) salah satu institusi finansial terbesar di Thailand, menjadi strategic partner dengan kepemilikan saham sebesar 9,99%. Seiring terjalinnya kerjasama yang solid, KBank melalui anak perusahaannya KASIKORN Vision Financial Company PTE. LTD berhasil mengakuisisi 30,01% saham Bank Maspion melalui Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) di tahun 2022 yang menjadikan KBank sebagai pemegang saham mayoritas dengan total kepemilikan saham 40% dari keseluruhan total saham bank. Selanjutnya melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD / rights issue) di akhir tahun 2022, KBank meningkatkan porsi kepemilikannya menjadi 67,5%, memperkuat permodalan Bank Maspion sekaligus mengklasifikasikannya sebagai bank KBMI 2.
Sebagai upaya untuk meningkatkan kapabilitas dan kinerja bank, sekaligus memperluas jangkauan bisnis serta mendukung arus foreign direct investment (FDI) antara Thailand dan Indonesia, KBank kembali menyuntikkan modal yang menjadikan kepemilikan saham KBank terhadap Bank Maspion menjadi 84,55% dari keseluruhan total saham bank pada tahun 2023. Pada akhir 2025, sejalan dengan visi strategis untuk menjadi bank regional pilihan dengan layanan komprehensif, KBank meningkatkan kepemilikan saham terhadap Bank Maspion menjadi 89,48%.
Dengan pengalaman lebih dari 70 tahun dalam industri perbankan yang didukung jaringan strategis regional di Kawasan AEC+3, KBank berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan mengedukasi pasar dan menawarkan solusi finansial yang lebih komprehensif untuk memenuhi beragam kebutuhan bisnis dan individu di Indonesia.
Bank Maspion didukung oleh jaringan kantor yang tersebar di Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Solo, Malang, Purwokerto, dan Palembang. Guna mewujudkan komitmen dalam menawarkan solusi perbankan yang mampu memenuhi kebutuhan nasabah, Bank Maspion memiliki beberapa delivery channel yang meliputi Mobil Kas, Payment Point, CDM, CRM, dan ATM dengan akses ke jaringan Himbara LINK. Bank Maspion juga didukung oleh berbagai layanan digital yang terintegrasi melalui aplikasi Maspion Electronic Banking (MEB), Internet Banking, serta Maspion Virtual Account.
